Menanamkan sikap disiplin dengan cara yang seru
Disiplin
Setiap berbicara kata disiplin tentu banyak orang yang tidak terlalu suka. Apalagi kalau sedang di disiplin pasti lebih gak suka lagi. Padahal sikap disiplin sangat penting untuk dimiliki Setiap orang. Dari kecil anak sudah diajarkan sikap disiplin dengan harapan anak tersebut menjadi anak yang bertanggung jawab.
Berbagai cara dilakukan oleh para orang tua dalam menanamkan sikap disiplin dari cara yang lembut sampai dengan cara yang keras. Cara yang keras seringkali lebih efektif di banding cara yang lembut dalam penanaman sikap disiplin. Tetapi tidak semua cara yang keras dapat berhasil bahkan malah berdampak negatif bagi anak-anak di masa depan nya.
Penanaman karakter disiplin pada anak sangat lah penting. Jika seorang anak dari kecil sdh diajarkan disiplin makan diusia dewasanya dia akan menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
Mengajarkan sikap disiplin bisa dimulai dari hal yang kecil. Anak suka dengan bermain. Jadi ajarkan disiplin pada saat bermain. Remaja bisa dididik kedisiplinan nya dari teladan orang disekitar nya yang paling utama adalah keluarga nya. Konsistensi orang dewasa disekitar anak tumbuh sangat penting untuk pembentukan karakter nya.
Membentuk kedisiplinan pada saat dewasa tidak lah mudah. Oleh karena itu bentuk kedisiplinan sejak dini.
Kedisiplinan yang diterapkan sejak dini akan banyak mendatangkan keuntungan bagi si anak maupun keluarga
Bagaimana caranya?
1.Tumbuhkan motivasi pada anak-anak
Kadang anak belum mengerti apa kata disiplin yang sesungguhnya dan bagaimana cara menetapkan nya orang tua bisa mengajar kan disiplin dengan cara memberikan teladan pada anak-anak nya dan dilakukan secara konsisten. Teladan dari orang tua sangat efektif dalam penanaman disiplin. Anak akan melihat bahwa disiplin adalah suatu keharusan yang wajib dilakukan oleh semua anggota keluarga. Memberikan tayangan yang memperlihatkan betapa pentingnya hidup disiplin dan apa dampak baiknya dalam hidup.
2. Advise
Nasihat yang selalu konsisten diberikan pada anak jika anak melakukan ketidakdisiplinan.
Karena dengan nasihat anak akan punya
pemahaman yang benar bagaimana berlaku disiplin dalam hidupnya.
Nasihat orang tua busa digunakan alarm pengingat bagi anak ketika dia jauh dari orang tua nya. Anak akan tahu bagaimana berlaku disiplin dimanapun dia berada.
3. Konsekuensi
Konsekuensi ketika tidak disiplin pada aturan yang dilanggar tidak harus dalam bentuk hukuman yang ekstrim
Bisa dengan kegiatan yang juga bermanfaat bagi anak nantinya. Contohnya adalah ketika anak tidak disiplin makan dia harus membaca buku dan membuat resume dari buku tersebut atau bersih-bersih rumah atau banyak konsekuensi lain yang bisa diterapkan sehingga tidak harus dengan kekerasan fisik.
Pemberian konsekuensi juga akan sangat efektif jika dilakukan secara konsisten dan melihat kondisi anak.
Makasih telah berbagi tips untuk parenting nya..
ReplyDeleteTerimakasih buat Tini
ReplyDeleteHarus tegas y bu 👍
ReplyDeleteBenar bu Rina
DeleteDi sini serunya dunia pendidikan. Para guru juga harus paham betul sebagai sosok yang dilihat setiap hari oleh siswa agar menjadi teladan dalam kedisiplinan. Nasihat yang paling efektif adalah dengan contoh. Terima kasih Ibu, atas tulisan kerennya.
ReplyDeleteMendidik siswa untuk menanamkan displin sangat sulit. Setiap anak berbeda,kita selaku guru hrs sabar...Sukses
ReplyDeleteOrang tua dan guru harus satu suara dalam mendisiplinkan anak.
ReplyDeleteDisiplin positif
ReplyDeleteSiiiip👍👍 terima kasih ilmunya Bu Endah🙏
ReplyDeleteIlmu yang bisa di ATM langsung....
ReplyDeleteSippLahh...
Nah, hukumannya bukan dengan dimarahi, melainkan dengan kegiatan yang produktif bagi si anak itu sendiri. Mantap deh!
ReplyDeleteTanamkan disiplin dengan di mukai mrmberi conyih, mengingatkn serta beri pemahaman jika melanggar beri hukuman yg mendidik. Setuju Bu Indah ..
ReplyDeleteKalau sudah jadi kebiasaan, disiplin membuat kita teratur juga.
ReplyDeleteMasih suka tidak konsisten dengan konsekuensi yang diberikan. Terima kasih pengingatnya.
ReplyDelete